Dreaming


Hasil gambar untuk lucid dream adalah
     

      Pernahkah mengalami mimpi yang anda sadari. Sebagian besar orang pada saat bermimpi tidak sadar apabila mereka sedang bermimpi. Jika anda pernah mengalami hal tersebut berarti anda sudah pernah mengalami Lucid Dreaming .

          Bedanya dengan mimpi biasa, kalian hanya menjalani saja dan tidak sadar kalo kalian sedang anda di dunia mimpi, pada saat Lucid Dream Indera penciuman dan rangsangan kalian tidak lah mati. 
      Lucid Dreaming adalah dimana pada saat kalian bermimpi, kalian benar-benar mengalami kesadaran penuh, kalo sebenarnya kalian sedang berada dalam dunia mimpi dan kalian dapat merancang mimpi nya sesuka kalian.


SLEEP PARALYSIS


Sleep paralysis atau kelumpuhan tidur merujuk pada keadaan ketidakmampuan bergerak ketika sedang tidur ataupun ketika bangun tidur. Seseorang yang mengalami kelumpuhan tidur biasanya akan mengalami masalah untuk menggerakkan anggota badan, tidak bisa mengeluarkan suara dan sebagainya. Kelumpuhan tidur biasanya juga disertai dengan halusinasi seram atau mimpi buruk.
Kelumpuhan tidur terjadi dalam keadaan si penderita sedang setengah tidur, sedang tertidur lelap, ataupun dalam keadaan terjaga sewaktu mengalami kelumpuhan tidur. Kondisi ini umumnya terjadi bila si penderita tidur menelentang atau menghadap ke atas, yang ditandai dengan merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan tidak bisa bergerak dan sulit bersuara.
Kelumpuhan tidur diyakini terjadi akibat terganggunya fase tidur REM, yang menyebabkan terjadinya atonia otot lengkap yang mencegah seseorang untuk bertindak di luar mimpi mereka. Kelumpuhan tidur telah dikaitkan dengan gangguan lainnya seperti narkolepsimigraingangguan kecemasan, dan apnea tidur obstruktif.

0 komentar:

KONSPIRASI

Illuminati (bentuk plural dari bahasa Latin illuminatus, "tercerahkan") adalah nama yang diberikan kepada beberapa kelompok, baik yang nyata (historis) maupun fiktif. Secara historis, nama ini merujuk pada Illuminati Bavaria, sebuah kelompok rahasia pada Zaman Pencerahan yang didirikan pada tanggal 1 Mei tahun 1776.
Sejak diterbitkannya karya fiksi ilmiah postmodern berjudul The Illuminatus! Trilogy (1975-7) karya Robert Shea dan Robert Anton Wilson, nama Illuminati menjadi banyak digunakan untuk menunjukkan organisasi persekongkolan yang dipercaya mendalangi dan mengendalikan berbagai peristiwa di dunia melalui pemerintah dan korporasi untuk mendirikan Tatanan Dunia Baru. Dalam konteks ini, Illuminati biasanya digambarkan sebagai versi modern atau keberlanjutan dari Illuminati Bavaria.

ALIENS

1. Reptoids (Reptilian)


Reptoid
Tubuhnya sebesar manusia atau kadang lebih besar, dengan mulut yang lebih lebar dari mulut manusia.
Tubuhnya mirip sejenis ular atau kadal, berwarna hijau, dan agak bersisik.
Mukanya jika dilihat dari arah depan antara rahang pipi – dagu – rahang pipi, berbentuk lancip seperti segi-tiga.
Bahkan dikabarkan, ada beberapa di antara mereka yang memiliki sayap. Gambaran yang paling sesuai dengan alien jenis ini adalah “winged demon”. Tidak semua jenis Reptilian ini bersayap. Yang bersayap merupakan jenis Draco atau “naga”, sementara yang tidak bersayap sering digolongkan dalam jenis “serpent” atau “ular”.
Namun diindikasikan  yang bewujud persis manusia juga ada. Apa bedanya? Bedanya, hanya terletak di bola matanya yang tetap seperti reptil, dan kadang kornea mata yang tetap terlihat memanjang secara vertikal, layaknya seperti mata ular atau binatang reptil dan juga kadang memiliki lidah yang juga bercabang.
Selain itu jenis retilian masa kini telah meng-“upgrade” dirinya dengan kemampuan melepas dari fisik raganya, menjadi ruh, dan masuk ke dalam jiwa manusia baik itu mulai dari janin atau pun masuk ke dalam raga spesies manusia dewasa.

2. The Greys

the greys
Tubuhnya kecil dengan kulitnya berwarna keabu-abuan. Alien jenis ini bersosok pendek dengan tinggi 4-5 kaki atau 90 cm -1,2 meter saja.
The Greys merupakan suatu ras alien kelas pekerja atau ahli teknik. Ciri khasnya adalah bermata hitam besar.
Spesies ini yang dikabarkan sering dijumpai manusia dan sering melakukan penculikan (alien abduction).
Alien tipe greys ini dikabarkan merupakan jenis alien dari golongan serangga dengan wajah mirip belalang.
Dari kesaksikan beberapa saksi, alien tipe greys ini dikabarkan bekerja untuk alien tipe Reptoid. Alien tipe greys ini adalah jenis alien yang paling populer, bahkan sudah dipakai sebagai cap merk dagang yaitu Alien Workshop.

3. Nordics


Asthar Command
Bentuk alien jenis ini yang paling mirip dengan manusia, hanya saja bentuknya agak lebih besar sedikit dengan rambut pirang atau putih.
Berbadan atletis, bermata biru dan dalam berkomunikasi sering terdengar dengan akses nordic (skandinavia).
Mereka ini yang diperkirakan merupakan golongan yang disebut-sebut dalam Book of Enoch I sebagai “the son of Gods” atau “the Fallen Angel”.
Satu persamaan dengan kesaksian seorang yang pernah berjumpa alien jenis ini, yaitu Billy Meier, dia mengatakan bahwa bertemu dengan alien tipe nordics yang bernama Semjase yang berasal dari Pleiades.
Persamaannya, dalam Book of Enoch I, “malaikat-malaikat yang jatuh” itu bernama Semjaza. Menurut kesaksian orang yang pernah berjumpa dengan alien nordics ini, mereka mengatakan bahwa dari alien nordics ini sebagian bekerja bersama alien greys dan master mereka adalah alien tipe reptoid.
Beberapa saksi korban penculikan oleh alien menyatakan bahwa mereka juga melihat sosok manusia selain sosok alien tipe greys. Diduga, sebenarnya itu bukan manusia, namun alien jenis nordics ini.
Albino Anunnaki Nordic
Albino Anunnaki Nordic
Bahkan pada tahun 2009, tiga sosok alien jenis ini pernah datang ke Inggris dan memeriksa sebuah crop circles disebuah hamparan ladang gandum pada tengah malam (baca: Alien Pernah Mampir di Crop Circle Inggris)
Alien tipe nordics ini ditengarai melakukan kerja sama dengan Hitler (Nazi) pada saat Perang Dunia II, di mana pada perang tersebut sering dijumpai “Foo Fighter”, sebutan untuk pesawat terbang aneh (UFO) banyak disaksikan oleh pilot AS, Inggris maupun Jepang.
Itu sebabnya juga, Hitler mengagungkan bangsa Arya yang hebat dengan rambut putih/pirang dan bermata biru.
Bahkan ditenggarai pula bahwa alien jenis ini telah berbaur dengan kita, manusia. Mereka bahkan telah mengikuti beberapa konfrensi tentang keberadaan alien.
Beberapa tahun belakangan para komunitas ufology juga disinyalir mendapatkan “pesan” dari alien jenis nordic ini. 

4. The Neonate

Alien jenis ini memiliki inteligensia yang tinggi alias sangat cerdas dan pintar.
Bentuk mukanya lebih mirip janin ketimbang anak kecil. Berkepala lebih besar dan botak.
Kedua bola matanya agak besar dibanding manusia normal. Namun mereka juga memiliki perawakan pendek seperti anak kecil.
Alien jenis ini sangat-sangat jarang dijumpai karena keahlian dan kemajuan teknologinya yang teramat maju. Diyakini bahwa alien jenis ini memiliki kemampuan teknologi untuk cloacking atau menghilang. Hal itu membuat mereka lebih sulit ditemukan dan dilaporkan oleh penduduk. Oleh karenanya sangat sedikit info mengenai alien jenis Neonate ini.

5.The Hybrids

Golongan ini adalah hasil rekayasa genetika (hybrid) antara alien dengan manusia (human). Bertubuh lebih pendek dari manusia normal.
Untuk kategori jenis ini, yang pasti adalah DNA dari Human atau Manusia, sedangkan setengahnya lagi adalah jenis alien.
Namun belum dipastikan dari jenis alien yang mana yang DNA-nya disilang dengan DNA manusia, dan pastinya bisa berlaku untuk semua jenis alien diatas. Namun paling dimungkinkan, memang telah terjadi percobaan antara DNA manusia dengan alien jenis Reptilian, Greys, Roswell dan Nordics.
Bentuknya belum sempurna mirip manusia, kadang berupa seperti anak kecil, berambut dan kepalanya agak lebih besar bila dibandingkan dengan kepala normal manusia. Sebagian hybrid juga ada yang menyerupai manusia, ada yang berambut dan ada juga yang tanpa rambut. Kulitnya cenderung pucat dan bermata masih seperti alien greys.
Nah, Alien jenis inilah yang diyakini keberadaannya ditengah-tengah manusia hingga kini. Bahkan beberapa diantaranya tak begitu kentara, dan menjalani kehidupan biasa seperti manusia lainnya di Bumi. Mereka juga dapat kawin dengan manusia, dan biasanya mereka memiliki kelebihan atau kemampuan yang berbeda dari manusia biasa. beberapa diantaranya ada yang memiliki fisik yang juga luar biasa, kadang agak aneh.
Men In Black (MIB)
Men In Black (MIB)
Sebagian menduga bahwa “Men in Black” adalah alien hybrid yang paling sempurna, tapi menutupi mata besar mereka dengan kaca mata hitam. 

0 komentar:

Experience

MANDELA EFFECT

images-10
Klaim mandela effect di hubungkan dengan teori paralel universe teori fisika kuantum berawal dari pernyataan Fiona  Broom seorang konsultan Paranormal. yang mengaku telah banyak menyelidiki kasus paranormal ,dia mengaggap bahwa ingatan seseorang yang menyatakan kronologi fakta berbeda dari fakta yang sebenarnya secara misterius dan dia juga mengoleksi klaim pengalaman orang – orang yang beranggapan sama dengan nya dengan bukti anekdotal .( belum tervalidasi secara ilmiah) pernyataan Fionna Broom murni sebatas spekulasi dia punya ketertarikan dengan apa yang di istilah kan sebagai fenomena psikologis “false memory ” atau konfabulasi memory klaim nya lebih cenderung ke science fiction .dia beranggapan ada kenyataan yang berbeda dengan apa yang tertulis di buku sejarah dan banyak hal yang mengalami fenomena serupa.beberapa orang yang percaya “multi universe” sebuah interpretasi fisika kuantum yang pertama kali disodorkan oleh Hugh Everett dan Bryce DeWitt yang memungkinkan untuk semesta yang ada banyak ( paralel universe) yang merupakan gagasan belum terbukti ilmiah bahkan secara teori banyak kontroversi bantahanya dari komunitas ilmiah.Para belivers Mandela Effect percaya bahwa ini tanda-tanda keberadaan alam semest a lain beserta waktu versi alam lain telah memberi kontak.
Sebenar nya spekulasi – spekulasi tentang pemahaman yang salah yang melatari orang berspekulasi liar dan bahkan tidak masuk di akal banyak di alami orang – orang pada umum nya tentang hal yang belum terjadi tetapi sudah dianggap terjadi ,suatu hal yang logis namun di anggap di luar logika.,dan banyak nya klaim berunsur pseudoscience di mana hal yang berbau keilmiahan di campur adukan dengan berbagai fiksi maupun kepercayaan yang belum terbukti ilmiah kebenaranya namun di klaim ilmiah.hanya berdasarkan karena begitu cinta nya seseorang dengan keyakinan nya atau ketertarikan nya dengan suatu hal bahkan dengan teori ilmiah meskipun masih hipotesis atau spekulatif.seperti hal nya orang mulai berspekulasi liar tentang mandela effect.memory manusia itu rumit dan kompleks memory manusia beda dengan rekaman lagu atau video yang mana bisa di mundur dan majukan sesuka hati .dan pada dasar nya tak ada manusia yang benar – benar mengingat secara akurat suatu kejadian,kesalah pahaman seseorang memahami bagaimana mekanisme cara otak mengingat , ,merasakan dan berilusi maka seseorang cenderung akan berusaha untuk mengisi celah ketidak tahuan yang  belum tentu berkolerasi dengan kebenaran dugaan nya ,dengan ingatan palsu atau false memory. 
Deja Vu

Hasil gambar untuk Deja vusecara harfiah "pernah melihat", adalah fenomena merasakan sensasi kuat bahwa suatu peristiwa atau pengalaman yang saat ini sedang dialami sudah pernah dialami di masa lalu.Déjà vu adalah suatu perasaan telah mengetahui dan déjà vécu (perasaan "pernah hidup melalui" sesuatu) adalah sebuah perasaan mengingat kembali.
Pendekatan ilmiah menolak penjelasan bahwa déjà vu adalah "prekognisi" atau "ramalan". Pendekatan ilmiah menjelaskan bahwa déjà vu adalah anomali ingatan, yang membuat kesan berbeda bahwa suatu pengalaman "diingat kembali". Penjelasan ini didukung oleh fakta bahwa arti dari "mengingat" pada waktu itu sangat kuat dalam banyak kasus, tetapi keadaan pengalaman "sebelumnya" (kapan, di mana, dan bagaimana pengalaman sebelumnya terjadi) tidak pasti atau diyakini tidak mungkin. Dua jenis déjà vu yang diperkirakan ada adalah jenis patologis dari déjà vu yang biasanya berhubungan dengan epilepsi dan non-patologis yang merupakan sebuah karakteristik dari orang yang sehat dan fenomena psikologis.
Sebuah survei tahun 2004 menyebutkan bahwa sekitar dua pertiga populasi pernah mengalami déjà vu. Studi lain menguatkan bahwa déjà vu adalah pengalaman yang umum dialami oleh individu-individu yang sehat, dengan antara 31% dan 96% individu melaporkan pernah mengalaminya. Pengalaman déjà vu yang terjadi berkepanjangan atau sering (merupakan hal yang tidak umum), atau berhubungan dengan gejala lain, seperti halusinasi, mungkin menjadi indikator penyakit neurologis atau psikiatris



0 komentar:

Copyright © 2013 KOKOID