Experience

MANDELA EFFECT

images-10
Klaim mandela effect di hubungkan dengan teori paralel universe teori fisika kuantum berawal dari pernyataan Fiona  Broom seorang konsultan Paranormal. yang mengaku telah banyak menyelidiki kasus paranormal ,dia mengaggap bahwa ingatan seseorang yang menyatakan kronologi fakta berbeda dari fakta yang sebenarnya secara misterius dan dia juga mengoleksi klaim pengalaman orang – orang yang beranggapan sama dengan nya dengan bukti anekdotal .( belum tervalidasi secara ilmiah) pernyataan Fionna Broom murni sebatas spekulasi dia punya ketertarikan dengan apa yang di istilah kan sebagai fenomena psikologis “false memory ” atau konfabulasi memory klaim nya lebih cenderung ke science fiction .dia beranggapan ada kenyataan yang berbeda dengan apa yang tertulis di buku sejarah dan banyak hal yang mengalami fenomena serupa.beberapa orang yang percaya “multi universe” sebuah interpretasi fisika kuantum yang pertama kali disodorkan oleh Hugh Everett dan Bryce DeWitt yang memungkinkan untuk semesta yang ada banyak ( paralel universe) yang merupakan gagasan belum terbukti ilmiah bahkan secara teori banyak kontroversi bantahanya dari komunitas ilmiah.Para belivers Mandela Effect percaya bahwa ini tanda-tanda keberadaan alam semest a lain beserta waktu versi alam lain telah memberi kontak.
Sebenar nya spekulasi – spekulasi tentang pemahaman yang salah yang melatari orang berspekulasi liar dan bahkan tidak masuk di akal banyak di alami orang – orang pada umum nya tentang hal yang belum terjadi tetapi sudah dianggap terjadi ,suatu hal yang logis namun di anggap di luar logika.,dan banyak nya klaim berunsur pseudoscience di mana hal yang berbau keilmiahan di campur adukan dengan berbagai fiksi maupun kepercayaan yang belum terbukti ilmiah kebenaranya namun di klaim ilmiah.hanya berdasarkan karena begitu cinta nya seseorang dengan keyakinan nya atau ketertarikan nya dengan suatu hal bahkan dengan teori ilmiah meskipun masih hipotesis atau spekulatif.seperti hal nya orang mulai berspekulasi liar tentang mandela effect.memory manusia itu rumit dan kompleks memory manusia beda dengan rekaman lagu atau video yang mana bisa di mundur dan majukan sesuka hati .dan pada dasar nya tak ada manusia yang benar – benar mengingat secara akurat suatu kejadian,kesalah pahaman seseorang memahami bagaimana mekanisme cara otak mengingat , ,merasakan dan berilusi maka seseorang cenderung akan berusaha untuk mengisi celah ketidak tahuan yang  belum tentu berkolerasi dengan kebenaran dugaan nya ,dengan ingatan palsu atau false memory. 
Deja Vu

Hasil gambar untuk Deja vusecara harfiah "pernah melihat", adalah fenomena merasakan sensasi kuat bahwa suatu peristiwa atau pengalaman yang saat ini sedang dialami sudah pernah dialami di masa lalu.Déjà vu adalah suatu perasaan telah mengetahui dan déjà vécu (perasaan "pernah hidup melalui" sesuatu) adalah sebuah perasaan mengingat kembali.
Pendekatan ilmiah menolak penjelasan bahwa déjà vu adalah "prekognisi" atau "ramalan". Pendekatan ilmiah menjelaskan bahwa déjà vu adalah anomali ingatan, yang membuat kesan berbeda bahwa suatu pengalaman "diingat kembali". Penjelasan ini didukung oleh fakta bahwa arti dari "mengingat" pada waktu itu sangat kuat dalam banyak kasus, tetapi keadaan pengalaman "sebelumnya" (kapan, di mana, dan bagaimana pengalaman sebelumnya terjadi) tidak pasti atau diyakini tidak mungkin. Dua jenis déjà vu yang diperkirakan ada adalah jenis patologis dari déjà vu yang biasanya berhubungan dengan epilepsi dan non-patologis yang merupakan sebuah karakteristik dari orang yang sehat dan fenomena psikologis.
Sebuah survei tahun 2004 menyebutkan bahwa sekitar dua pertiga populasi pernah mengalami déjà vu. Studi lain menguatkan bahwa déjà vu adalah pengalaman yang umum dialami oleh individu-individu yang sehat, dengan antara 31% dan 96% individu melaporkan pernah mengalaminya. Pengalaman déjà vu yang terjadi berkepanjangan atau sering (merupakan hal yang tidak umum), atau berhubungan dengan gejala lain, seperti halusinasi, mungkin menjadi indikator penyakit neurologis atau psikiatris



0 komentar:

Copyright © 2013 KOKOID